“Untuk ke depannya sih aku sama Rangga sudah punya rencana cuma, ada beberapa pertimbangan yang membuat kami berpikir ah sepertinya nanti dulu deh." "Ah gitu, kira-kira apa tuh? Apa mungkin trauma karena kegagalan di pernikahan pertamamu?" Tak menjawab, wanita yang bersangkutan hanya tertawa kecil seraya menutup mulutnya dengan telapak tangan. Tampak mereka seolah tengah berbicara dan menganggap hal ini sebagai sesuai yang lucu. Sungguh pemandangan yang membuat Fabian muak, mata tajamnya menatap nyalang mantan istrinya yang terus berlagak sebagai korban di depan publik hingga saat ini. Ironisnya, semua orang percaya bahwa memang Sadira yang menjadi korban. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Sadira bukanlah korban, dia lah pelaku kejahatan yang kesalahannya bahkan tidak layak diampun

