Sesuai perjanjian, pagi ini Hans dan seorang polisi mendatangi apartemen Ryan dan Nina. Kedatangan mereka menunggu Riry berangkat sekolah, pun menyuruh bu Yati dan Rani keluar sejenak. “Saya yakin dalangnya adalah perempuan,” ujar Nina membuka laporannya. Hans menahan nafas sejenak. “Bagaimana Anda bisa tahu?” “Karena saya mendengar ada suara perempuan beberapa kali. Saya yakin orang-orang yang menyekap saya hanya suruhannya.” “Benar. Mereka hanya pesuruh.” Hans membenarkan, ia sudah menginterogasi tiga pria yang berhasil mereka ringkus saat terjadi baku tembak di rumah kosong itu. Sayangnya, mereka tetap bungkam soal Sherly, orang yang mungkin jadi dalang di balik penculikan Nina. “Kalian nggak dapet keterangan apa-apa dari mereka? Atau… mungkin sudah ada nama tersangkanya?” Ryan yan