Share:

THE CHOICE - Persimpangan Jalan

READING AGE 18+

Fairy Queen Suspense/Thriller

83 reads

Endita adalah seorang anak pertama dari pasangan suami istri yang tinggal di suatu desa di pinggiran Sungai Kapuas. Ibunya adalah seorang kepala sekolah di sekolah dasar dan ayahnya dikenal luas sebagai orang pintar, sebutan yang biasanya diberikan bagi seorang paranormal di daerah itu. Mereka tinggal di sebuah rumah dinas yang dipinjamkan oleh pemerintah karena jabatan yang melekat pada ibu Endita.

Keluarga mereka sangat dihormati oleh masyarakat Desa Sungai Ampar dan sekitarnya. Lokasi desa yang hanya bisa dicapai dengan kapal klotok dari Kota Pontianak, membuat tak banyak guru yang mau berlama-lama ditugaskan di sana. Sehingga warga desa sangat menghargai ketangguhan dan kesediaan Bunda Endita yang sekian tahun bersedia mengabdi dan tinggal membaur bersama mereka. Mereka tunduk dan sangat patuh pada perintah guru.

Sayangnya Ayah Endita memiliki sifat emosional dan gampang marah sebagai efek dari ilmu gaib yang dimilikinya. Dibalik wajah tampan dan penuh wibawanya, dia tak segan berlaku kasar pada Bunda Endita di hadapan anaknya. Namun, setelah berbuat kasar Ayah Endita selalu meneteskan air mata, menunjukkan penyesalan, dan meminta maaf. Sehingga Bunda Endita kembali luluh dan memaafkan perlakuannya.

Endita yang menjadi saksi atas perlakuan ayah pada ibunya tumbuh menjadi anak yang terguncang jiwanya. Di satu sisi dia selalu membela saat sang ibu diperlakukan kasar oleh ayahnya. Di sisi lain Ibunya selalu kembali luluh setelah ayah meminta maaf, hingga Endita menjadi bingung. Apalagi dalam agamanya, Endita juga diajarkan untuk selalu hormat pada orangtua. Hingga akhirnya kedekatannya dengan Ustadzah Nuraini, membuatnya menyadari bahwa tindak tanduk dan pekerjaan ayahnya adalah bersekutu dengan jin yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Akankah Endita akan berani mengingatkan ayahnya atas semua tindakan yang tak sesuai syariah? Ataukah Endita akan membiarkan saja semua yang terjadi dan memilih pergi dari rumah untuk mondok di pesantren?

Sebuah kisah haru, yang bisa membuatmu menangis dan marah ikut merasakan kepedihan hati Endita. Namun juga akan menganggukkan kepala tanda setuju pada jalan yang diambil Endita dari semua pilihan yang sulit.

Unfold

Tags: familybravemysteryrealistic earthhorror
Latest Updated
PERGI TAK KEMBALI

Aku larut dalam ingatan masa lalu. Hingga tak sadar air mata terus mengalir. Sampai akhirnya tangan Bunda mengusap lembut pipiku dengan tisu.

"Endit kenapa nangis?"

Aku meraih tangan Bunda dan meletakkannya di daguku.

"Endit kangen Kakek dan Nenek, Bun."

Bunda menatap mataku sambil berkaca-kac……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.