Dobel ya.. udah sekian aja ______________________________ Baik Adskhan dan Caliana keduanya terdiam. Caliana tahu dia sudah melewati batas. Tidak seharusnya dia menanyakan hal yang begitu pribadi. Terlebih mungkin hal ini akan sangat menyakiti perasaan Adskhan karena pria itu terpaksa mengungkit masa lalu yang mungkin sebenarnya sangat ingin dia lupakan. Caliana merasa ia telah mengeluarkan pertanyaan yang salah. Ia hendak meralat pertanyaannya namun kemudian Adskhan bersuara. “Bukankah pertanyaan semacam itu lebih baik kamu ajukan pada orang yang mengenalku?” ia balik bertanya. Caliana mendongakkan kepala, balik memandang pria itu. “Jika kau bertanya langsung padaku, bagaimana jika aku memutarbalikan fakta?” Caliana terdiam. “Itu bisa saja terjadi. tapi mendengar dari orang lain pun

