Bab 43. Cepetan Masukin!

1417 Words

“Maudy ngomong apa sama Mami? Dia nyuci otak Mami?” tanya Tuan Pras, tetap terlihat tenang. Namun di balik tatapan matanya yang tenang itu, ada deretan alis yang hampir tak terlihat mengencang. Nyonya Wina mengerutkan kening. Matanya yang tadi sinis kini penuh dengan keraguan dan kekhawatiran. Menatap ke arah suaminya dengan tatapan yang mencari kebenaran tersembunyi. “Papi memang nutup kasus itu, Mi. Tapi bukan karena Papi yang jadi dalang dalam penculikan itu.” Tuan Pras mulai menjelaskan. Suaranya tetap dalam nada rendah, namun setiap kata yang keluar dari bibirnya membawa beban yang berat. Ia menghela napas dalam-dalam sebelum melanjutkan. “Papi bunuh bos preman, Mi. Papi nggak bisa nahan emosi waktu lihat Letta kecelakaan. Jatuh dari lantai dua. Laura juga kelihatan traum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD