Bab 25. Kolong Ranjang

1197 Words

“Apa mereka sinting?” gumam Tuan Pras dengan rahang mengeras, urat di pelipisnya berdenyut jelas. Tak ada ayah yang sanggup tetap waras saat menyaksikan putri semata wayangnya masuk ke kamar bersama pria lain. Pria yang bukan suaminya. Dan dari semua orang, takdir seperti sengaja memilih Regantara. Anak pembawa onar yang sejak awal tak pernah benar di matanya. Tangannya meraih ponsel dengan kasar. Jarum jam di dadanya seolah berdetak lebih cepat. Satpam hanya sejauh satu panggilan. Namun jari itu membeku di udara saat layar laptop menampilkan sesuatu yang tak ia duga. Regantara tidak berdiri sok berkuasa. Tidak juga melakukan hal kurang ajar. Ia justru berjongkok di lantai, sejajar dengan kaki Laura. Sementara gadis itu duduk di tepi ranjang. Tubuhnya sedikit condong, seolah me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD