Alex yang merasa jantungnya berdegup tak karuan. Karena ingin menyampaikan maksudnya. Walaupun tadi di kamar dia sudah menyampaikannya ke Audie, kali ini rasanya sangat berbeda. Alex menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya kembali. Ferdinand dan Lily tersenyum melihat wajah tegang anak laki-laki mereka. Baru kali ini mereka melihat wajah Alex seperti itu. Alex bangkit dari duduknya dan berlutut di depan Audie, mengambil tangannya. Audie kaget dengan tingkah Alex. "Ada apa, Alex?" tanya Audie. Karena dia juga malu dilihat oleh Ferdinand dan Lily. "Hmm... Jadi, Audie sayang, aku ingin kita melangsungkan pernikahan kita... se-ce-pat-nya," ujar Alex perlahan sambil menggenggam erat tangan Audie. "Eh? Maksudmu?" tanya Audie bingung. "Iya, aku melamarmu, Audie Ethelyne. Maukah

