Bab 27

1214 Words

Di depan markas, begitu banyak pengawal yang berjaga dan memegang senjata. David dan Verrel melewati pintu gerbang dan mengikuti arahan John masuk ke gedung utama. John membuka pintu ruangan bosnya. Ceklek... Suasana yang begitu berbeda dengan di luar. Di dalam ruangan ini sangat rapi dan bernuansa klasik. Di salah satu sudut sofa sudah ada seorang pria yang duduk menunggu kedatangan David. Pria berjambang dan bermuka Italia. "Malam, Tuan David. Silakan masuk!" serunya dengan suara bass. "Malam, Tuan Antonio!" balas David dan ikut duduk di sofa. "Mari kita mulai transaksinya!" tanpa basa-basi, Antonio mengajak David ke ruangan berbeda. Karena ini adalah transaksi mereka untuk kesekian kalinya, jadi Antonio tak perlu ragu terhadap David. Di dalam ruangan itu berjejer senjata api.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD