Bab 3

907 Words
Rotherham... "Sayang bersiaplah, Uncle James sudah menunggu kamu di mobil," ucap Vivian ke Audie. James, Vivian dan Audie hari ini berangkat menuju kota Berlin. Tapi sebelum semua itu. James sudah meninggalkan jejak keberadaan Marissa di sebuah rumah sederhana di Rotherham. Dan visa baru atas nama Marissa, agar mempermudah orang - orang suruhan David menemukan Marissa. "Ok mom... I’m ready!" seru Audie dan masuk ke dalam mobil, disusul oleh Vivian. "Perlengkapan kamu sudah siap sayang ?" "Sudah semua mom," saat ini dia berpenampilan menjadi Marissa. Sesuai rencana. Agar sosok Marissa tertangkap di kamera cctv bandara. "Audie, selama di Berlin kamu akan masuk ke salah satu perusahaan sahabat Mama kamu," James berusaha menjelaskan secara padat dan jelas. "Kamu akan menjadi sekretaris pribadi Alexavier Ferdinand. Anak laki - laki dari Ferdinand Gustav. Ferdinand Gustav dan istrinya Lily adalah sahabat baik mama Sydney. Kami berempat sudah bersahabat semenjak SMA. Dan mereka berdua yang akan membantu kamu selama di sana. Mommy Vivian akan balik ke Rotherham untuk mengurus perusahaan," lanjut James. "Tapi kamu tenang saja, di Berlin yang mengetahui penyamaran kamu hanya Ferdinand dan Lily. Kami bertiga akan sangat berhati - hati tentang status kamu Audie," ujar James. "Jadi Alexavier anak dari Ferdinand dan Lily tidak mengetahui jati diri kamu. Maka berhati - hati lah, sayang." suara khawatir James. "Baik uncle. Terimakasih banyak atas semua bantuan uncle ke Audie," ujar Audie dan merangkul ke lengan James. Lalu merangkal lengan Vivian dari belakang. "Sudah tugas Uncle sayang untuk menjaga kamu," ucap James dan menyapu lembut pipi Audie. "Dan.. Thank you Mommy... Audie berjanji akan membalas perbuatan mereka ke Mama Sydney!" ucap Audie dan memeluk Vivian dari kursi penumpang. "Iyah sayang, berhati - hatilah, ingat ada mommy dan uncle james bersamamu," suara isak Vivian yang tidak dapat menahan air mata yang jatuh. "Ini informasi tentang Alexavier, bacalah sayang." ujar James dan memberikan sebuah map coklat ke Audie. "Baik uncle!" Mereka bertiga pun hanyut dalam diam. Audie sibuk membuka isi map tersebut. Didalam map ada foto Alexavier, biodata, kebiasaan, dan bagaimana kehidupannya. "Hmmm..." gumam Audie ketika melihat foto dan membaca profil Alexavier. Profil Alexavier Ferdinand Seorang pengusaha muda yang terbilang di kagumi di kota Berlin Di usianya yang baru beranjak 27 tahun, Sudah mendapatkan banyak prestasi di dunia bisnis. Tidak pernah terlibat skandal, mau segala sesuatu yang dia hasilkan harus sempurna. Tidak mengenal kata gagal. Sangat tegas dalam urusan pekerjaan. Memiliki karakter yang sangat tertutup. Alexavier merupakan pria penggila kerja. Memiliki asisten pribadi yang merupakan sahabatnya sejak di bangku SMA bernama Tommy. (Hanya ini yang uncle dapatkan 😋 yang lainnya silahkan Audie cari sendiri.) "Ihh... Uncle... Apaan ini yang di bawah hahahha!" tawa Audie begitu selesai membaca profil Alexavier. "Hehehehhe... Peace!" jawab James dan mengangkat kedua jarinya. "Gimana sayang?" tanya Vivian. "Hmm ganteng mom..." jawab spontan Audie yang masih menatap foto Alexavier. "Hahahahahha..." spontan James dan Vivian tertawa mendengar jawaban Audie. "Ehhh... Hehhehe" malunya Audie sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Maksud mommy... Bagaimana karakter Alexavier menurut kamu?? Bisa kamu hadapi ?" lanjut Vivian menjelaskan maksud pertanyaannya. "Hmmm harus bisa mom! Tenang aja!" jawab Audie dengan penuh percaya diri. "Ok.. Kamu duluan sayang masuk dan check in, nanti uncle dan mommy kamu menyusul 15 menit kemudian," ujar James begitu mereka tiba di bandara. "Ok uncle!" jawab Audie dan menjinjing tas tangannya yang lumayan muat banyak dan satu buah koper berwarna silver. Karna semua keperluannya yang lain sudah tiba duluan di apartment Audie di Berlin. Mereka bertiga pun jalan terpisah. Melakukan cek in terpisah. Dan duduk terpisah di ruang tunggu menunggu keberangkatan. Di Kediaman Ferdinand "Alex..." panggil Ferdinand. "Yes Daddy?" "Ini Sekretaris pribadi kamu," ucap Ferdinand dan memberikan sebuah map coklat ke Alex. "Ok Dad..." Alex pun membuka map coklat tersebut. Dan membaca profil sekretaris pribadi terbarunya nanti. "Daddy tidak salah pilih?" ragu Alex, menaikkan satu alisnya begitu melihat foto Marissa. "Tidak!" jawab Ferdinand dengan tegas. "Hmm baiklah. Profilnya juga sangat menjanjikan. Mari kita lihat hasil kerjanya..." putus Alex. "Tapiii apabila dia melakukan kesalahan Alex berhak untuk memecatnya. Ok Dad??!" tawar Alex yang masih ragu dengan Sekretaris barunya. Karena Alex tidak mau menilai hasil kinerja lewat penampilan. "Ok Son! Let’s see ! Dan daddy yakin... Daddy tidak salah pilih!" jawab Ferdinand mantap penuh keyakinan. "Baiklah... Dad... By the way Mommy dimana?" ujar Alex sambil berjalan menuju kamarnya di lantai dua. "Mommy disini sayang..." sahut Wanita paruh baya yang masih begitu cantik keluar dari ruangan dapur. "Hai mom.." balas Alex dan mengecup kedua pipi Lily. "Bersihkan diri dan kita makan malam, mommy buat makanan kesukaan kamu," ucap Lily. "Ok mom.. Thank you!" Alex pun melanjutkan masuk ke dalam kamarnya sambil memegang map coklat tadi. Begitu selesai mandi dengan air hangat. Alex berpakaian dan kembali turun ke ruang makan untuk makan bersama ke dua orang tuanya. "Masakan mommy yang terbaik!" gombal Alex begitu menghabiskan semua makanan diatas piringnya. "Makanya cari istri juga, biar ada yang bisa masakin!" ucap iseng Ferdinand. "Iyah sayang.. Kapan kamu kenalin menantu mama?" sambung Lily. "Mau kenalin menantu? Pacar aja gak punya!" ujar Alex santai. "Fokus Alex saat ini tuh karir dan mengembangkan usaha papa sampai ke Negara Asia!" sambungnya. "Hmm goodjob , semoga kamu dapat wanita yang baik seperti Momny kamu!" ucap Ferdinand lagi. "Amiiin," ucap Alex dan Lily bersamaan. Mereka bertiga pun tertawa bersama. Makan malam yang penuh keceriaan dan kasih sayang. Alex di didik oleh Ferdinand dan Lily menjadi sosok yang bijaksana, menghargai kepada yang lebih tua. Menjadi sosok yang perhatian dan penyayang. Tidak sombong, dan tidak melihat orang dari status.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD