31. Hukuman Terberat

1784 Words

Ketika fakta berbicara terkadang hati enggan menerima. Cinta yang mendera pun hanya datang membawa luka. Tara sudah terlalu lelah membuktikan dirinya lebih kuat dari yang dibayangkan Bastian. Rasa kecewa dan marahnya meledak bersama tangisan. Ia tak lagi peduli pada keadaan di sekitarnya dan ia hanya ingin meluapkan segala rasa yang mengganjal dan menyesakkan. Ia bahkan tak menyadari saat perawat yang dipanggil Bastian datang dan mengobati bekas tusukan selang infus di tangannya dengan plester. Tara berbaring memunggungi Bastian yang duduk di kursi di samping ranjangnya. Suara isakan dan gerakan di pundaknya menunjukkan bahwa ia masih sangat tertekan dengan situasi ini. Sementara itu, Bastian masih memikirkan apa yang harus ia lakukan dan katakan. Ia berusaha keras untuk tidak lagi menyak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD