Baru saja taxi itu berjalan, tiba-tiba taxi itu langsung meledak, membuat semua orang yang melihatnya terkejut. Dari kejauhan, Ravin langsung menyunggingkan senyumnya saat melihat taxi itu meledak. Dengan cepat Ravin segera melangkah mendekati Asha yang di kerumuni banyak orang. Ravin langsung meminta semua itu menyingkir, lalu Ravin menggendong tubuh Asha dan mengabaikan lukanya kembali mengeluarkan cairan merah di perutnya. Ravin menggendong Asha dan membawanya ke rumah sakit dimana ia dirawat. Bayu dan Vita yang di minta untuk tetap menunggu Ravin di kursi ruang tunggu terkejut melihat Asha sudah tak sadarkan diri, terlebih mereka melihat banyak d4r4h di kaki Asha. "Rav, apa yang terjadi sama adikku?" tanya Bayu dengan mata yang sudah merah menahan tangis. "Secara logika kamu tida