Tepat pukul delapan pagi, suasana di Rumah Sakit Dewantara Medika mendadak berubah secara drastis hanya dalam hitungan menit. Beberapa unit mobil sedan hitam beriringan berhenti dengan rapi di depan lobi utama gedung. Satu per satu pria dan wanita bertubuh tegap turun dengan pakaian jas gelap yang kaku, masing-masing mendekap map tebal berlogo resmi Dewantara Medika Group. Kedatangan mereka bukan sebagai rombongan tamu terhormat, bukan pula jajaran investor asing. Mereka adalah Tim Audit Internal Gabungan tingkat pusat. Berita kehadiran tim audit mendadak ini menyebar lebih cepat dibanding pengumuman pengeras suara rumah sakit. Bagian keuangan bergegas membuka kembali bundel-bundel berkas transaksi yang sudah tersimpan di gudang arsip, unit pengadaan barang sibuk mencocokkan fisik inven

