BAB 43

1944 Words

Pagi itu, atmosfer di dalam ruang konferensi utama Departemen Bedah Saraf terasa jauh lebih ramai dan padat daripada biasanya. Seluruh dokter muda yang sedang menjalani masa clerkship (koas) dan para residen dari berbagai tahun tingkatan sudah berkumpul, memenuhi deretan kursi yang melingkar. ​Di depan ruangan, dr. Surya Pratama selaku Ketua Departemen Bedah Saraf berdiri tegak di samping beberapa dokter konsulen senior lainnya. Wajah beliau tampak formal, mengisyaratkan adanya sebuah agenda pengumuman penting yang bersifat struktural. ​”Baik, selamat pagi semuanya,” suara berat dr. Surya langsung menggema, seketika membuat riuh rendah perbincangan di dalam ruangan bertukar menjadi keheningan yang patuh. ​”Sebelum kita memulai agenda evaluasi klinis mingguan, ada satu pengumuman penting

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD