"Henry, cari tahu tentang pria yang membeli rumah Sena dan beli rumah itu darinya. Aku mau mengusir wanita sialan itu dari sana." Xander pergi dari rumah Sena dengan begitu geram mengingat perlawanan dari Sena. Sungguh, wanita itu bersikap sok berani dan sok jagoan. Xander sama sekali tidak menyukainya. Dan kali ini, Xander akan menunjukkan kekuasannya agar Sena tahu kalau ia bukan pria yang bisa ditentang begitu saja. "Aku akan membuat dia memohon dan tunduk padaku. Sial!" Entah mengapa Xander begitu kesal sampai harus membeli rumah Sena, namun detik ini, Xander merasa itu adalah sebuah keharusan karena ini menyangkut masalah harga diri. "Berapapun harga rumah itu, aku tidak peduli, Henry. Yang aku mau tahu adalah besok aku sudah harus menjadi pemilik yang baru dari rumah itu!" titah

