FWB : Kabar Buruk

1245 Words

Syera terbangun pagi itu dengan tubuh yang segar, dia terduduk di ranjangnya memikirkan kejadian yang terlewat semalam. Dia beruntung masih memiliki sekecil hati yang bisa membuatnya kembali berpikir ulang dengan tindakannya. Terkadang dia butuh sendiri untuk mencerna semua tindakan yang dia lakukan, sudah benarkah? Apa tindakannya menyakiti orang-orang di sekitarnya kah? Dia hanya butuh waktu untuk mencerna semuanya. Emosi kadang suka mengalahkan logika, dan berakhir dengan penyesalan. Syera menyayangkan sikapnya yang mudah tersulut emosi, dan membutuhkan waktu menyendiri untuk berpikir dan menyesalinya. Dia harus bisa belajar mengendalikan ego dalam dirinya. Sementara keluarganya adalah satu ujian nyata untuk dirinya. Pagi itu Syera sudah berpakaian rapi hendak ke kantor. Dia turun u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD