Bab 73

1184 Words

Malam itu seharusnya menjadi malam yang tenang. Namun bagi Javier— tidak ada yang benar-benar tenang sejak Sarah mengucapkan satu kalimat itu. “Aku mau jadi sekretarismu.” Kalimat yang terus terngiang di kepalanyua. Konyol. Berisiko. Dan… entah kenapa, sulit diabaikan. Di dalam kamar— Javier berdiri di dekat jendela. Tangannya masuk ke dalam saku celana. Tatapannya kosong ke arah luar. Namun pikirannya jelas tidak di sana. Sementara itu— Sarah duduk di tepi ranjang. Menatap punggung Javier. Ia tahu. Pembicaraan mereka belum selesai. Dan ia tidak berniat menyerah. “Daddy…” Suaranya pelan. Namun cukup untuk membuat Javier menoleh. “Apa?” Nada suaranya tetap datar. Sarah berdiri. Berjalan mendekat. Langkahnya pelan. Namun pasti. “Aku serius.” Javier menghela napas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD