Malam di mansion terasa jauh lebih tenang setelah percakapan tegang antara Javier dan Tiana. Lorong-lorong besar mulai sepi, para pelayan sudah kembali ke tugas masing-masing, dan lampu-lampu redup menciptakan suasana yang hangat namun sunyi. Di dalam kamar— Sarah sudah berganti pakaian tidur. Ia duduk di atas ranjang sambil menyisir rambbutnya perlahan. Wajahnya terlihat lebih rileks dibandingkan beberapa jam yang lalu, meskipun sesekali ia masih mengingat bagaimana Javier marah padanya. Namun bukan rasa takut yang tersisa. Lebih seperti… perasaan diperhatikan. Ia tersenyum kecil tanpa sadar. Namun— tiba-tiba— pintu kamar terbuka sedikit. Sangat pelan. Hampir tidak terdengar. Sarah mengangkat kepalanya. “Ada siapa?” Tidak ada jawaban. Namun pintu itu terbuka sedikit lebih

