BAB 104

2174 Words

Claudya berpamitan dengan air mata berlinang pada Natalia, Alejandro, dan Javier yang secara khusus datang untuk mengantarnya. Seperti seorang adik yang tidak ingin terpisah dari kakak-kakaknya, ia menangis meraung-raung. Natalia menghiburnya, dengan mengatakan kalau suatu hari nanti mereka pasti berkumpul kembali. “Nanti, kalau tugas kami di sini selesai. kalau tidak ada lagi bahaya mengancam, kita tinggal bersama lagi, Claudya. Untuk sementara, kamu harus pergi demi keselamatanmu dan mamamu.” Claudya mengerti kekuatiran mereka dan tidak memaksa untuk tetap tinggal. Satu per satu orang-orang memeluk dan mengecup pipinya, hingga tiba giliran Sebastian. Laki-Iaki itu mendekap hangat dan mengusap rambutnya. “Baik-baik di sana, jaga mamamu.” Claudya mengangguk. “Iya, Kak.” “Kami akan ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD