Abi mengerjap hingga berulang kali, saat melihat Fika baru saja keluar dari kamar mandi. Gadis itu memakai celana jeans dan kaos berkerah berwarna senada, yang jatuh tepat di garis pinggang. Jika Fika mengangkat tangan sedikit saja, maka bagian perut rata gadis itu sudah pasti terlihat dengan jelas. “Mau ke mana?” tanya Abi menutup pintu kamar dan segera menghampiri Fika yang berdiri di depan standing mirror. Baru kali ini Abi melihat Fika mengepang dua rambutnya dan ujungnya jatuh di depan d**a. Istrinya itu, sungguh terlihat seperti anak SMA yang sedang “lucu-lucunya”. “Pulang.” Fika menunduk sebentar, untuk meraih pelembab wajahnya. “Pulang?” Abi menelan ludah saat melihat punggung terbuka Fika, yang baru saja menunduk. Pikirannya benar, kan? Kaos yang dikenakan Fika saat ini pasti a

