Biar Impas

1379 Words

Masalah Fika selesai. Abi sedikit bisa bernapas lega karena hal tersebut. Entah bagaimana nanti sebulan ke depan, yang terpenting, dirinya dan Fika sudah bisa berteman baik. Meskipun begitu, tetap saja Abi tidak bisa tidur dengan tenang semalaman. Pikirannya memang sudah bisa fokus pada pekerjaan, tetapi tidak bila harus berada satu ranjang dengan Fika. Terlebih saat ada guling yang membatasi tidur mereka. Suami istri macam apa ini? Abi hanya bisa memandang bagian belakang tubuh Fika, tanpa bisa merapat dan memeluk gadis yang sudah halal menjadi miliknya. Sungguh memusingkan. Karena tidak kunjung bisa tidur, akhirnya Abi menyingkirkan guling tersebut dengan perlahan. Merapatkan diri dengan Fika, lalu memeluk gadis itu tetapi tidak terlalu erat. Hanya sekadar mengalungkan lengan, lalu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD