Mengejar Fatamorgana

1494 Words

“Abi!” “Ah, ya!” Abi menghela panjang, setelah kembali ditegur oleh Vira. Raganya memang berada di hadapan Vira, tetapi pikirannya melayang memikirkan pernikahannya dengan Fika. “Sorry, Vir, aku … oke, sampai mana tadi?” Gara-gara Fika, Abi kembali tidak bisa fokus dengan pekerjaannya. Harusnya, Abi senang karena gadis itu membebaskannya mengejar Vira. Fika bahkan mengikhlaskan Abi dan tidak mau peduli dengan apa pun yang dilakukannya di luar sana. Namun, Abi justru semakin merasa bersalah karena hal tersebut. Ada apa dengan Abi sebenarnya? Vira berdecak, lalu menutup berkas dan merapikannya. “Kalau lagi kurang sehat, lebih baik istirahat. Kita nggak akan bisa diskusi kalau pikiranmu nggak di sini.” “Sorry.” Abi meraih berkas yang hendak dimasukkan Vira ke dalam map plastik transparan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD