Bab 25

1144 Words

Lucas mengecup bibir perempuan di depannya dengan lembut. Ia tahu tidak akan mudah bagi seorang perempuan seperti Indira untuk melupakan masa lalunya apalagi pernikahan yang sudah dijalaninya selama ini. “Lucas, aku ….” “Kamu berhak bahagia, Indy. Jangan tutup hati kamu, karena nggak semua pria seperti dia.” Indira menganggukkan kepalanya. Senyuman getir itu terlihat dengan jelas di wajah pucatnya. Tangannya terangkat menyentuh rahang tegas lelaki di hadapannya. “Seandainya kita bertemu lebih awal ….” “Nggak ada kata terlambat.” Indira menggelengkan kepalanya. “Walau dengan identitas yang berbeda, tapi aku tetap Indira, aku tetap terikat pernikahan. Bukan wanita bebas.” Lucas meraih tangan Indira, matanya menatap kerapuhan perempuan yang dikaguminya itu. “Aku tau. Aku akan menung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD