Agas bergegas menaiki anak tangga. Begitu sampai di lantai atas, ia berlari, masuk ke dalam kelas. Kedua mata tertuju pada meja yang ada diurutan paling belakang. Di meja itu sudah penuh dengan coretan spidol dan kerumunan para teman sekelas. Kaki panjang Agas melangkah lebar, menyingkirkan beberapa teman yang menghalangi pandangan. Mejanya kosong, tak ada Milly disitu, hanya ada beberapa gambaran tangan dan tulisan tak enak di baca. Tangan Agas meraih gambar yang berserakan di lantai. Gambar saat Milly masuk ke dalam mobil pak Cokro, ketika mereka berbicara berdua dan senyuman manis Milly dengan lambaian tangan, mengantar mobil itu pergi. Bukan hanya itu, bahkan gambar ketika Milly masuk ke dalam club malam dengan dress yang sangat Agas ingat. Lalu foto ketika dia yang diserang oleh bebe

