RAFFA bisa menghela napas lega setelah Riza pergi dari sana. Walau imbasnya, dia kehilangan uang cash di dompetnya, tapi tak masalah. Setidaknya, Riza akan meninggalkan mereka dan bersumpah takkan menunjukkan batang hidungnya lagi. Kenyataan jika Riza tidak hamil anaknya benar-benar membuatnya lega. Namun, yang tidak ia sangka adalah Riri yang bisa seganas itu menghadapi orang lain. Dia memang tahu Riri punya sifat agak nyentrik, tapi ia tidak berpikir kalau perempuan itu bisa berbuat sampai sejauh itu. Dia bahkan sudah khawatir, jika Riri memihak Riza dan memaksanya untuk bertanggung jawab dan mengakhiri pertunangan mereka. Terlebih lagi, Riri memang tidak sepenuhnya ingin menikahinya. Harusnya, itu menjadi sebuah kesempatan baginya untuk meloloskan diri dari Raffa, kan? Tiba-tiba saja

