SMP • 38

872 Words

RAFFA memijat kepalanya yang terasa mau pecah. Dia baru saja melewati hari panjang dengan dokumen segunung ditambah masalah Riza tempo hari yang entah kenapa masih membuatnya pusing. Apalagi, setelah Riri mengatakan jika Riza pernah mengatainya murahan. Raffa selalu berpikir, kalau dia tidak berguna. Harusnya, dia bisa melindungi Riri, menjaga perempuan itu dari wanita jalang yang pernah hidup di sekitarnya, bukan malah sebaliknya. Riri berjuang sendiri, dia bertahan, dan bahkan menyelesaikan semua masalah yang telah ia perbuat di masa lalu. Raffa berdecak kesal. Sejak pertunangannya dengan Riri minggu lalu, ia tinggal di rumah kedua orang tuanya. August sudah menyarankan agar Raffa segera membeli rumah sendiri, karena tidak mungkin juga setelah ia menikah nanti, dia tinggal di rumah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD