“Miss,” ucap Lavanya seraya menggoreskan krayon biru muda pada buku gambar di depannya. “Iya?” “Apa Miss pernah lihat Papa sama Tante Sarah di kampus?” tanya Lavanya tiba-tiba. Asia yang tadinya ikut mewarnai buku gambar milik Lavanya sontak berhenti. Ia menoleh ke arah Lavanya dengan ekspresi bingung. “Ya pernah. Kan Papa kamu sama Tante Sarah ngajar di kampus tempat Miss kuliah,” jawabnya. “Bukan lihat gitu maksud aku, Miss. Maksudku apa Miss pernah lihat mereka bareng kayak ngobrol, bercanda atau pergi berdua?” tanya Lavanya lagi. Asia dapat menangkap nada khawatir dari gadis kecil itu. Seolah Lavanya takut jika Shankara berhubungan lagi dengan Sarah setelah apa yang Sarah perbuat terhadap Lavanya. Asia menggelengkan kepala. “Nggak pernah,” jawabnya berbohong. Asia merasa tida

