Bab 120

1210 Words

Shankara berjalan memasuki ruang dosen. Ia sempat mengamati sekitar, mencari keberadaan Asia karena siapa tahu gadis itu sudah sampai di ruang dosen terlebih dahulu. Namun, Asia masih belum muncul hingga Shankara sudah duduk manis di mejanya. Shankara mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celana. Segera ia mengetikkan pesan kepada Rasya. Lo nitipin apa ke Asia? Kirim. Tak butuh waktu lama bagi Shankara menerima balasan dari Rasya. Lihat aja sendiri. Jangan lupa baca tulisan yang gue sematkan di salah satu kertas yang paling atas. Penting, nih. Beneran! -Rasya- “Penting? Entah kenapa gue meragukannya,” gumam Shankara seraya meletakkan ponselnya ke atas meja. Ia tidak membalas pesan dari Rasya itu. Shankara menghela napas dalam. Mendadak saja ia merasa curiga dengan apa pun ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD