Bab 105

1346 Words

Ketika Asia tengah sibuk membuka kulkas, mencari buah untuk ia makan bersama dengan Lavanya, tiba-tiba saja ia mendengar suara langkah kaki memasuki ruang makan. Sontak saja Asia menoleh ke belakang. Kini ia melihat sosok Shankara tengah berdiri di ruang makan dengan tatapan ke arah Asia. “Pak Shan udah pulang,” kata Asia. “Iya,” jawab Shankara. “Kamu masih di sini.” Asia menutup kulkas lalu menghadap ke arah Shankara. “Iya, Pak. Ini mau ngupasin buah buat Lavanya. Habis itu baru mau pulang kok.” “Saya bukan ngusir kamu, Asia,” balas Shankara takut Asia salah paham. “Saya hanya merasa berterima kasih karena kamu masih di sini.” Asia menganggukkan kepala mengerti. “Lavanya mana? Apa dia sudah jauh lebih baik?” “Dia ada di kamarnya, Pak,” kata Asia seraya menggaruk kepalanya yang ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD