Bab 124

1252 Words

Ketika Shankara hendak pergi ke parkiran, mengambil sandal dan beberapa barang di mobilnya, tiba-tiba saja ia melihat sosok Sarah tengah berdiri di ujung koridor dengan kepala menengadah ke atas, menatap langit yang saat ini turun hujan. Langkah Shankara memelan hingga akhirnya ia berhenti di belakang mantan kekasihnya itu. Menyadari jika seseorang tengah berdiri di belakangnya, Sarah berbalik. Ketika mengetahui bahwa orang itu adalah Shankara, sontak saja Sarah tersenyum kikuk. “Shan,” sapanya. Shankara balas tersenyum sambil menganggukkan kepala sebagai balasan. Lalu, ia melangkah dan berdiri di samping Sarah. “Kamu mau pulang?” tanya Shankara. Sarah menganggukkan kepala. “Iya, tapi hujan,” katanya. “Omong-omong, bagaimana kabar Lavanya?” “Lavanya baik kok. Sehat dan ceria sepert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD