Bab 32 D-DAY

1174 Words

Pagi itu, rumah Ayu tidak pernah seramai ini sejak lebaran terakhir—dan bahkan lebaran pun kalah tegang dan berisik. Ayu duduk di kamar, masih mengenakan kebaya akad berwarna gading, tangan dan kaki dingin, pikirannya lebih dingin lagi. Bukan karena kipas angin, tapi karena kenyataan bahwa dalam hitungan jam, hidupnya bakal resmi berubah status. Dia yang dicampakkan pacar yang tiga tahun bersamanya, sekarang akan menjadi seorang istri dari adik mantan pacarnya. Sungguh plot twist yang sama sekali tidak terduga. Namun, dia menyukainya. Setidaknya, karena Pramasta benar-benar memanjakannya. “Yu…” ibu kandung Ayu masuk pelan. “Kamu kenapa? Wajah mempelai wanita kok pucat?” Ayu menggeleng. “Nggak apa-apa, Bu. Cuma… deg-degan.” Ibu tiri Ayu ikut masuk, langsung memegang pipi Ayu dan dudu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD