Bab 27

1371 Words

“Aarrgghh..” lenguh Azalea ketika keduanya menyatu dengan sempurna Mati-matian laki-laki itu menahan suaranya agar Azalea tidak curiga. Ia tidak bisa menjelaskan seperti apa rasa nikmat yang dirasakan saat ini. Goresan di punggungnya sama sekali tidak berpengaruh apapun. Justru dengan rasa itu yang membuat ia semakin gencar melakukannya. “Rey, kenapa kamu tidak mengeluarkan suara apapun? Apa kamu tidak merasakannya?” ujar Azalea dengan meracau “Hmm..” ia hanya bergumam sebagai jawaban “Bergeraklah, Rey!” Tentu, ia akan bergerak. Kesempatan tidak akan datang kedua kali. Ia menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin. “Emhh..” lenguh Azalea Azalea terus mengeluarkan suara indahnya tanpa mengetahui siapa yang telah berhubungan dengannya. Ia sangat menikmati setiap sentuhannya. Bahka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD