Bab 27

1000 Words

Teriakan Jelita menggema di ruang keluarga, membuat Mira terdiam sesaat. Wajahnya yang tadi penuh keyakinan mendadak menegang ketika melihat reaksi anak itu yang begitu keras dan tanpa ragu. “Aku nggak mau punya ibu tiri!” suara Jelita bergetar tapi tegas. “Apalagi kalau orangnya kayak kamu!” Vania yang berdiri tak jauh dari mereka refleks menoleh. Jantungnya mencelos. Ia tidak menyangka Jelita akan bereaksi sekeras itu, meskipun sejak awal ia tahu Jelita memang tidak pernah menyukai Mira. Namun mendengar kalimat itu diucapkan dengan lantang tetap membuat dadanya terasa sesak. Mira menatap Jelita dengan mata membelalak. “Jelita, kamu nggak sopan bicara begitu sama orang dewasa,” ucapnya mencoba menahan emosi, meskipun rahangnya tampak mengeras. “Aku lebih nggak sopan kalau harus panggi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD