Bab 60

1471 Words

Vania berdiri di depan cermin besar di sudut kamar hotel itu. Tangannya bergerak pelan, memasukkan lengan ke dalam jaket tipis yang tadi ia lepas. Ia menarik resletingnya setengah, lalu berhenti, meumastikan bajunya jatuh rapi di tubuhnya. Rambutnya ia sisir dengan jari, merapikan helai yang sedikit berantakan, lalu mengambil lipstik dari tas kecilnya untuk memperbaiki riasan yang mulai pudar. Ia menatap pantulan dirinya sendiri beberapa detik lebih lama dari biasanya. Wajahnya terlihat tenang, tapi matanya menyimpan banyak hal—rasa hangat yang belum sepenuhnya reda, juga kegelisahan yang perlahan kembali muncul begitu kenyataan menyusul. Di belakangnya, Jevan masih duduk di atas ranjang. Punggungnya bersandar ke sandaran, satu tangan bertumpu di kasur, sementara tatapannya tak lepas dar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD