Bab 51

1271 Words

Sore itu sebenarnya biasa saja. Tidak ada yang istimewa. Langit sedikit mendung, angin lewat pelan, dan jalanan tidak terlalu ramai. Vania berjalan di samping Jevan dengan langkah santai, tangannya sibuk memainkan ujung tas selempang. Mereka tidak banyak bicara, hanya obrolan ringan yang putus nyambung, hal-hal sepele yang bahkan besok mungkin sudah lupa. Jevan berhenti sebentar di depan minimarket. Masuk sebentar, keluar dengan dua botol minum dingin. Satu disodorkan ke Vania begitu saja. “Minum dulu,” katanya singkat. Vania mengangguk kecil. “Makasih.” Tidak ada apa-apa di situ. Tidak ada yang aneh. Tidak ada yang berlebihan. Tapi dari seberang jalan, seseorang berdiri cukup lama di balik kaca mobil, memperhatikan adegan sederhana itu tanpa berkedip. Mira. Ia tidak turun. Tidak men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD