Obat Bius

1177 Words

Axton berdiri mematung di tengah keheningan kamar Kai yang luas. Udara di ruangan itu terasa menyesakkan. Wangi lembut baby lotion yang menguap dari tubuh kecil putranya. Jantungnya berdenyut dengan irama yang tak beraturan, menciptakan simfoni kegelisahan yang menyakitkan di balik d**a bidangnya. Saat ini mereka sudah berada di rumah, Axton memilih rawat jalan untuk putranya. "Dengar... aku minta maaf." Suara Axton terdengar rendah dan serak, membawa beban rasa bersalah yang teramat berat. Ingatannya kembali pada kejadian di kamar mandi rumah sakit. Sentuhan yang tak terkendali, napas yang menderu, dan penolakan yang menghancurkan harga dirinya. Ia merasa frustrasi, bukan hanya karena egonya terluka, tetapi karena ia menyadari betapa besarnya keinginan untuk memiliki wanita yang kini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD