Special Part

1781 Words

Nadira memasuki apartemen mewah dengan wajah lega, langsung menceburkan diri ke dalam pelukan pria tampan yang sudah menunggunya. "Beruntung sekali kamu membantuku menghapus rekaman CCTV itu!" desis Nadira mesra, menatap Alex dengan penuh rasa syukur. Tangannya merogoh tas dan mengeluarkan segepok uang tebal, menyerahkannya pada pria yang tersenyum puas itu. Alex menerima uang itu dengan santai, meletakkannya di meja tanpa terlalu peduli. "Kapan aku tidak pernah membantumu, Dira?" ujarnya sambil menarik wanita itu lebih dekat. Nadira mendekatkan bibirnya ke telinga Alex, suaranya berubah menjadi bisikan gusar. "Tapi masalahnya belum selesai, Sayang. Aku mau kamu membantuku menyingkirkan babu itu! Dia benar-benar ancaman bagiku sekarang." Dia menarik napas dalam, matanya memancarkan kep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD