Bab 41

986 Words

Malam, setelah kafe tertutup. "Sudah Kay, jangan minum lagi. Dirimu sudah mabuk," cetus Tania mencoba menghentikan sahabatnya yang terus menuangkan cairan kuning itu ke dalam gelasnya. James yang melihatnya hanya diam tanpa mencegah gadis yang dicintainya itu terus menegak cairan pahit itu. "Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya James. Tania yang kewalahan, menoleh kepalanya menatap pria yang duduk di sampingnya. "Kaylee sakit hati dan kecewa pada Joshua." "Karena?" tanya James yang semakin penasaran. Tania mendengus kesal. "Coba aku tanya kamu James? Kalau kekasihmu disakiti dan dipermalukan oleh orang, apa yang akan kamu lakukan?" "Tentu saja aku akan melindunginya dan menghajar orang itu." "Nah itu! Itu baru namanya pria. Bukan hanya diam dan melihat saja saat kekasihnya diperla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD