“AKU BUKAN JALANG!” murka Kaylee tak terima dirinya disebut perempuan murahan. “Kau! Beraninya kamu menamparku!” geram Alisa dengan raut wajah memerah tercampur amarah dan juga malu menjadi objek perhatian semua orang. “Tentu saja! Kenapa aku tidak berani menamparmu? Aku bukanlah Kaylee yang dulu, yang bodoh dan bisa kamu tindas sesuka hatimu tanpa perlawanan.” “KAU!” Menaikkan tangannya ke atas untuk memberi balasan pada mantan kakak tirinya namun gerakannya terhenti oleh suara dari arah belakang. “Berhenti!” teriak seorang wanita. Semuanya mengalihkan tatapannya pada sumber suara tersebut termasuk Kaylee, Joshua dan Alisa. “Ada apa ini?” tanya wanita itu yang ternyata adalah Bella. Bella melihat wajah mereka satu per satu dan berhenti saat melihat wajah putrinya yang terlihat mem