27. Mencekam

1311 Words

Fian menatap layar ponselnya tanpa kedip. Keningnya sesekali berkerut atau matanya menatap lurus sambil berpikir keras, lalu mengetik atau menulis sesuatu pada kertas di depannya. Begitu terus selama beberapa saat. Sarah duduk di depannya dengan sebuah laptop, buku catatan, dan pena, merangkum hasil pertemuan mereka tadi pagi. Sarah melirik ekspresi Fian yang yang sedang berpikir keras, tapi dia enggan bertanya. Lebih baik dia menyelesaikan tugasnya dengan cepat agar dia bisa beralih pada tugasnya yang lain. Kedua orang itu sedang berada di kantor Fian yang berada tepat di depan rumah tinggal Fian. Hunian itu memiliki dua kamar, satu untuk ruangan Fian dan satu lagi untuk ruang rapat. Rumah ini berkonsep open space, jadi ruang tamu, ruang makan dan dapur berada di satu ruangan memanjang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD