BAB 86

1493 Words

Saat ini, di atas meja makan, Luna kembali melihat coklat yang waktu itu membuatnya rela menunggu hingga ia merasa malu karena dibohongi Alaric seperti orang dungu. Hanya saja kali ini coklat kesukaannya, tidak hanya ada sebatang tetapi berbatang-batang. Di atas sebuah nampan, puluhan batang Beng Beng diletakkan dan disusun melingkar hingga menyerupai sebuah kue ulang tahun yang cukup tinggi. Di puncaknya, terletak sebuah lilin menyala yang dialasi selembar karton berwarna merah muda. Luna nyaris tak percaya. Kue ajaib ini pasti untuknya. Kue yang menghabiskan berbatang-batang coklat ini pasti disiapkan oleh sang suami. Siapa lagi yang punya ide ajaib sekaligus manis seperti ini. Luna baru tersadar, hari ini adalah hari ulang tahunnya. Kesibukannya mengurus Kamari membuatnya lupa akan h

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD