BAB 37

1170 Words

“Gue kira mau ke mal, ngapain ke sini?” protes Chelsea menutup pintu mobil. “Ssttt ... diam!” balas Sellina. “Sel, udah dong,” Chelsea berhenti dan menatap Sellina putus asa. “Chels, please, sebentar aja,” pinta Sellina. “Sebentar ya?” Sellina mengangguk. “Janji nggak akan lama-lama.” Sellina menarik napas panjang untuk menenangkan jantungnya. Chelsea menghela napas. “Oke kalau gitu.” Sellina tersenyum lebar. Wanita itu lantas memeluk Chelsea. Mereka bersama-sama melangkah memasuki lobi gedung. Banyak mata langsung tertuju ke arah mereka bagai singa lapar. Khususnya mata lelaki. Tak heran. Sellina cantik, tubuhnya seksi, gayanya sensual. Chelsea pun tak kalah cantik. Meski baru melahirkan lima bulan pertamanya, badan Chelsea sudah kembali ramping. Belum lagi mereka berdua baru saja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD