Luna menikmati mangga kocok dengan ekspresi seolah itu hidangan paling nikmat sedunia. Mangga itu disiapkan mamanya segera setelah ia mengabari bahwa sepulang kerja ia akan mampir dan menunggu Alaric di sana. Mangga kocok ala Mama Luna ini terbuat dari mangga muda yang diiris tipis-tipis lalu diletakkan dalam wadah dan diberi potongan cabai rawit, garam, dan gula. Kemudian wadah ditutup dan dikocok hingga mangga keluar sarinya. Selanjutnya mangga kocok disimpan dalam lemari es selama beberapa jam agar dingin ketika dihidangkan. Rasanya asam bercampur asin, manis, dan tentu saja pedas. Itulah camilan favorit Luna dan sekarang ia sudah hampir menghabiskan seluruh irisan mangga yang ada dalam wadah. “Kok dimakan semua?” tegur Bu Wira, ibunda Luna. Luna nyengir. “Habis enak, sudah lama n

