Bab 46. Diusir?

1255 Words

“Kenapa hp Luna ada di kamu?” Suara Abi Jamal terdengar tajam. “Anu, Bi… Ning Luna lagi sibuk ngurus Ning Nia. Jadi hp-nya dititipkan ke saya.” “Berikan hp-nya ke Luna sekarang.” “Sebentar, Bi.” Ahsan segera berlari mencari Luna. Gadis itu berada di dalam ruang bersalin, Ahsan tak bisa masuk ke dalam sana karena ada banyak wanita yang auratnya terbuka. “Bi, maaf. Ning Luna ada di dalam kamar bersalin. Saya… nggak mungkin masuk ke dalam sana.” Abi Jamal menghela nafas kasar, mengerti apa yang dimaksud Ahsan. “Jadi betul Nia mau melahirkan?” “Iya, Bi. Ini sudah di rumah sakit.” “Kamu ke rumah sakit sama Luna?” “Iya. Saya bantu Ning Luna karena nggak ada cowok sama sekali, Bi. Gus Raihan masih di perjalanan.” “Kirimkan Abi ruangan Nia, Abi juga langsung pulang dari Sidoarjo sekarang.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD