Riuh suara pedang yang saling beradu, lalu suara teriakan mereka yang mengeluarkan sisa-sisa tenaga untuk megabisi lawan. Jeritan mereka yang telah terluka dan gugur di medan perang telah membuat kacau Jiankang; negara Liang. Hewan-hewan di dalam hutan memilih pergi dan menjadi penonton, karna setelah perang usai, mereka yang akan menikmati daging para mayat yang tak dikubur. Semua ikut berperang, termasuk Kaisar Liang yang juga turun dari kuda dan berperang melawan prajurit dari Wuhan. Di belakang sana, Gantan masih diam di atas kuda, tepat di samping Xiao Yue yang fokus mengamati semua prajuritnya berperang. “Xiao Yue,” panggil Gantan. Gadis yang tubuhnya tertutup baju besi itu menoleh tanppa menjawab. “Setelah lama kita tak bertemu, apa kau sudah pernah melewati perang tanpa aku?”