57~Bukan Cinderella

1355 Words

“Ikut Papa.” Zaldy tanpa segan mengulurkan tangan pada Tirta, yang masih berada di gendongan Reno. Tidak pernah bisa terima, karena satu-satunya putra yang dimilikinya lebih dekat dengan Reno daripada dirinya sendiri. Rasa sesal, ternyata selalu datang belakangan dan waktu pun tidak bisa berputar ulang. “Sama papa atau ayah?” Reno sengaja berujar demikian, untuk membuat hati Zaldy semakin panas. Kesal rasanya mendengar Zaldy hendak memberi nama belakang pada Tirta. Padahal, dahulu kala pria itu tidak menginginkan bayinya. Setelah melihat bagaimana tampan, terawat, dan pintarnya bayi tersebut, barulah Zaldy datang dan memberi tahu semua keluarganya. “Sama Ibu.” Daripada bersitegang, Lita mengambil putranya dari gendongan Reno lalu melewati Zaldy. Lebih baik menghampirii Idris dan Debby,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD