Sesampainya di rumah, Devan dibuat terkejut akan keberadaan seorang pria yang cukup membuat Devan khawatir. degh "Tumben kesini. Bagaimana ini." Gumam Devan pelan sambil menatap seorang pria yang sedang menunggu dirinya. " Kamu janjian sama seseorang? Siapa dia? "tanya Dita sambil menunjuk seorang pria yang ada di depan rumah, ditambah lagi keadaan rumah Devan sudah terbuka lebar, apalagi Dita melihat raut wajah Devan yang sudah berubah. "Sudah. ayo turun." Ajak Devan mengajak Dita keluar dari mobil dan Dita secara perlahan membuka pintu mobilnya, lalu Devan menggandeng tangan Dita dan membawa Dita untuk masuk ke dalam rumah. " Sudah lama Papi datangnya? "tanya Devan Seraya memberikan penghormatan terhadap seorang pria yang tengah berdiri di depan pintu rumah Devan . " Berani-beran

