"Apa yang kau lakukan bocah sialan! Siapa yang kau singgung saat ini? kenapa kau menyinggung keluarga Chan! " teriak papa Andi penuh emosi, membuat Andi terkejut. Andi tidak percaya kalau orang yang ia tantang selama ini, ternyata orang yang seharusnya ia takuti. Herman yang melihat reaksi yang berbeda dari Andi, langsung mendekati Devan. "Jangan-jangan, anda benar-benar Tuan muda Devandra Chan, putra satu-satunya Tuan besar Chan? " Herman menebak Devan, membuat Andi tidak percaya. "Tidak mungkin, ini benar-benar tidak mungkin. " Gumam Andi menggelengkan kepalanya cepat, karena menurut Andi sangat tidak mungkin kalau memang Devan adalah putra satu-satunya dari keluarga Chan. baru saja Andi ingin mencari tahu siapa Devan, tiba-tiba Andi mendapatkan notifikasi dari orang terdekatnya,

