"Kalo udah dihitung-hitung, ini udah tiga kali ya, Al. TIGA KALI! Andai jatuh talak, udah masuk talak tiga kayaknya." Altarik meneguk ludahnya kelat. Subuh-subuh Altarik pulang ke rumah untuk mengambil pakaian Rahee sebab istrinya sampai dirawat, dan Rahee belum siuman. Di rumah, Altarik disemprot Mbak Seulgi. Tentu, wanita itu tahu Rahee keguguran dari Ibu Beti. Meski nggak tahu apa hal yang membuat runyam hingga kandungan Rahee gugur di saat belum ketahuan. Di rumah sakit ada Jaelani. Sekarang Altarik masukkan keperluannya dengan Rahee ke ransel. "Nggak kapok kamu, Al?" Dimarahi. "Bang Umin sampe bilang terserah, loh. Andai bisa, Mbak juga maunya bilang terserah aja! Tapi, ini menyangkut Rahee ... yang udah Mbak anggap sebagai adik sendiri. Amit-amitnya kamu cerai sama dia pun--

