Alhamdulillah ... negatif. Rahee cepat-cepat kubur hasil tesnya. Dia menyimpan alat itu di laci. Begitu Bu Beti datang dan Mr. Altarik belum pulang dari acara berburu pil KB-nya, Rahee segera pakai tespack. Dan sekali lagi, alhamdulillah ... cuma satu garisnya. Hanya saja, ini kok yang beli pil belum balik, ya? Rahee sampai sudah mandi dulu, sudah siapkan sarapan, sudah memandikan Sakha dan Alifia ... Mr. Altarik nihil eksistensinya. Sementara itu, di lain tempat. "Lah, Abang ngapain di sini? Rahee mana?" Marine menemukan kakak nomor sembilannya sedang jajan di jalan. Ehm. Makan bubur di tempat biasa Marine beli untuk sarapan. "Laper, Rin. Isi perut dulu." Marine pun duduk di sebelah Abangnya. "Raheenya?" "Nanti dibungkus." Maksudnya, nanti Altarik belikan bubur, dibungkus, bu

