Jika kalian bertanya, pernahkah Kai tidur dengan Krystal? Maka Kai akan jawab tanpa mengelak bahwa: Iya, dia pernah. Berbagi selimut dengan perempuan tersebut. Dan kini Krystal datang menemuinya, meminta sesuatu yang ada pada Kai, juga merupakan sesuatu milik Krystal. Dia duduk manis di sofa ruang utama milik lelaki yang pernah mengajaknya untuk berumah tangga. "Kai ..." Iya, lelaki itu. Yang pernah memeluk, mengecup, membagi hangat saat malam tiba. Namun, lelaki itu ... yang tak lagi bisa dijangkau. "Maaf ... untuk yang terakhir kali, tentang keluarga aku ..." Krystal tercekat. Dia gigit bibirnya gelisah. "Maaf, nggak berani bilang apalagi ketemu selain sama kamu. Jadi, tolong sampaikan aja. Aku minta maaf, terutama untuk Rahee. Aku gak punya muka buat ketemu sama dia." Kai masih

